Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Ijtima Tsanawi DSN, Wapres: Pemerintah Serius Dorong Ekonomi Syariah

JAKARTA— Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, menyatakan Pemerintah saat ini serius mengembangkan ekonomi syariah. Pemerintah bahkan ingin agar Indonesia menjadi jawara ekonomi syariah dunia.

Apa yang dilakukan pemerintah ini, menurut Kiai Ma’ruf, merupakan era baru dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Selama ini swasta dan masyarakat yang lebih dominan terlibat dalam menumbuhkembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

“Istilahnya pendekatan yang dilakukan adalah bottom up. Sehingga perkembangan market sharenya terasa lambat dan kurang progresif. Dengan kuatnya keterlibatan pemerintah diharapkan akan semakin mempercepat pertumbuhan dan penguatan ekonomi syariah di Indonesia,” paparnya saat membuka Ijtima Tsanawi Dewan Syariah Nasional MUI 2020 secara virtual, Kamis (6/10).

Dia mengatakan, pemerintah selama ini juga sudah membuat beberapa bukti dukungan dalam mendorong semakin maju dan kuatnya ekonomi syariah di Indonesia. Misalnya dengan adanya penguatan BMW, BMT, LKMS, maupun Koperasi Syariah.

Terbaru, kata dia, pemerintah juga merencanakan melakukan merger tiga bank menjadi Himbara. Ke depan, di internal peemerintah terutama di Kementerian/Lembaga terkait akan ada direktorat khusus halal atau syariah. Sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat.

“Pemerintah juga menyiapkan ekosistem di bidang produk halal, social fund, dan bisnis syariah. Semua itu menjadi bukti komitmen kuat Pemerintah dalam mendorong semakin maju dan kuatnya ekonomi syariah di Indonesia,” ucapnya.

Semangat baru pemerintah ini, menurut Kiai Ma’ruf, sejalan dengan tujuan memperbaiki ekonomi nasional setelah terdampak Covid-19. Ekonomi dan keuangan syariah yang berkembang dengan baik maka akan membantu pemerintah memecahkan berbagai permasalahan ekonomi dan sosial, seperti kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Sejak Covid-19 melanda, kemiskinan semakin meningkat dan jurang ketimpangan ekonomi juga semakin menganga.

“Karena sebagian besar masyarakat miskin berasal dari kalangan umat, saya berpandangan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dapat meningkatkan keterlibatan umat dalam kegiatan ekonomi, sehingga mendorong umat untuk keluar dari jeratan kemiskinan melalui kekuatannya sendiri,” katanya. (Azhar/Nashih)

Total Views: 218 ,
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

MUI PUSAT

Bandar Lampung: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung gelar Penguatan Moderasi Beragama bagi Pengurus Majelis Ulama Provinsi Lampung di Hotel Horizon. (9/12/2022). Dalam kegiatan yang...

Berita

JAKARTA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud menutup rangkaian kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) kedua MUI dengan mengajak para...

Berita

JAKARTA— Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-2 MUI berjalan dengan lancar dan sukses dengan melahirkan sejumlah rekomendasi penting, salah satunya menyoroti persiapan umat hadapi Pemilu...

Berita

JAKARTA—Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud memberikan penjelasan terkait dengan hasil rekomendasi Mukernas ke-2 yang menyoroti soal pemilu 2024. Kiai...