Connect with us

Hi, what are you looking for?

MUI PUSAT

Wasekjen MUI Ajak Bangsa Indonesia Jihad Atasi Covid-19

JAKARTA—Pandemi Covid-19 rupanya masih terus mengintai umat manusia, sampai saat ini belum ada tanda-tanda pasti kapan wabah virus ini akan segera berakhir.

Berkaca dari India yang sedang menghadapi krisis besar-besaran karena tsunami Covid-19, warga Indonesia pun hendaknya meningkatkan kesadaran akan bahayanya Virus Covid-19.

Grafik persebaran Virus Covid-19 di Indonesia sendiri saat ini menunjukkan persentase angka turun-naik dalam dua minggu terakhir. Terhitung jumlah penduduk yang terpapar Covid-19 sebanyak 1.797.499 kasus positif, 1.649.187 sembuh, dan 49.907 dinyatakan meninggal dunia. Demikian laporan ter-update yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui situs covid19.go.id, Kamis (27/5).

Menanggapi kasus persebaran Virus Covid-19 yang cukup fluktuatif di Indonesia, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI, Arif Fahrudin, mengajak jihad akbar bagi seluruh lapisan elemen masyarakat demi melindungi bangsa Indonesia dari wabah Covid-19.

‘’Selain krisis politik dan  kemanusiaan yang sedang terjadi di tingkat global, di dalam bangsa Indonesia sendiri, kita juga masih terus berjuang keras untuk mengendalikan wabah Covid 19,’’ kata dia kepada MUI.OR.ID, Jumat (27/5).

Menurut Ustadz Arif, jika tidak adanya totalitas dan solidaritas antara pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia dalam penanganan wabah Covid-19, virus ini akan terus berpotensi mengakibatkan bahaya nyata di berbagai sektor seperti; melemahnya kesehatan dan keselamatan jiwa bangsa, melemahnya perekonomian nasional, renggangnya ikatan sosial (social bondingless), kurangnya sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, hingga krisis disrupsi kepercayaan dan rasa keadilan antar elemen bangsa.

Arif menuturkan perhatian dan heroisme bangsa Indonesia terhadap krisis kemanusiaan di tingkat global adalah bentuk konkrit  keteladanan bangsa Indonesia di level dunia internasional.

‘’keteladanan tersebut menjadi lebih baik lagi dengan diiringi secara sepadan bahkan lebih serius  berupa semangat heroisme dan  langkah-langkah konkret dari pemerintah, seluruh lapisan umat, organisasi, dan lembaga keagamaan untuk melindungi umat dan bangsanya sendiri dari bahaya dampak wabah Covid-19  tersebut dari hulu hingga hilir,’’ kata dia.

Arif mengusung konsep jihad akbar agar semua elemen masyarakat bekerja sama dalam pengentasan wabah Covid-19. Dimulai dari aspek kesehatan dengan cara meningkatkan  kesadaran tinggi dan disiplin penerapan protokol kesehatan Covid-19, lalu aspek ekonomi kerakyatan dengan cara mengimbau masyarakat kelas menengah ke atas untuk turut peduli dan bahu-membahu membantu mereka yang kesulitan secara ekonomi maupun finansial.

‘’Semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia dari segala bentuk marabahaya, dan menuntun kita menuju Indonesia yang maju, sehat, dan kuat,’’ ujar dia. (Hurryyati Aliyah/ Nashih)

Total Views: 36 ,
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Berita

JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ekonomi Syariah dan Halal, KH Sholahudin Al-Aiyub menyampaikan bahwa kolaborasi untuk meningkatkan perekonomian sudah difungsikan oleh...

MUI PUSAT

■ Oleh: Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation OPINI, muisulsel.com — Manusia itu lemah. Salah satu kelemahan manusia adalah terbatas oleh banyak batas-batas kemanusiaan itu...

Berita

JAKARTA – Bank Indonesia melakukan upaya mengembangkan sektor ekonomi keuangan syariah bagi kemaslahatan umat. Salah satu caranya melalui pengembangan digitalisasi. Demikian disampaikan oleh Gubernur...

MUI PUSAT

■ Oleh: Dr KH M Asrorun Ni’am MA, Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat OPINI, muisulsel.com — Pendidikan karakter pada anak harus sesuai dengan zamanya,...