Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

DKM Al Kaustar ‘Mie Sedap’ Konsultasi Ke MUI Kota Bekasi Terkait Ibadah Selama PPKM

PENGURUS Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Kaustar PT Prakarsa Alam Segar atau yang dikenal dengan ‘Mie Sedap’-nya,  bersilaturahmi dan konsultasi terkait pelaksanaan shalat Jumat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (6/7). Pengurus DKM Al Kautsar yang hadir yakni Suprapto dan Marzuki. Mereka diterima Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH Mir’an Syamsuri, Sekretaris Umum MUI Buya Hasnul Kholid bersama sejumlah pengurus harian.
Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH Mir’an Syamsuri mengatakan, MUI sudah mengeluarkan maklumat terkait PPKM dalam kegiatan ibadah. Adapun maklumat dimaksud bernomor 026/MUI-BKS/VII/2021 Tentang Kegiatan Ibadah dan Hari Raya Idul Adha 1442 H adalah;
Berkenaan dengan kegiatan ibadah dan hari besar umat Islam yaitu Hari Raya Idul Adha / Idul Qurban 10 Dzulhijjah 1442 H dan situasi yang masih dalam masa pandemi Covid-19 yang belum usai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengimbau kepada seluruh Umat Islam di Kota Bekasi untuk :
1. Untuk Wilayah Kota Bekasi yang berstatus zona Merah dan Orange maka kegiatan Keagamaan di rumah Ibadah ditiadakan karena untuk menghindari meningkatnya kasus Covid-19.
2. Untuk daerah yang berada di Zona Orange dan Merah, disamping pelaksanaan aktivitas ibadah di rumah ibadah tersebut ditiadakan, juga termasuk pemotongan hewan qurban di Zona itu ditiadakan. Sehingga pemotongan hewan qurbannya bisa dilakukan di RPH (Rumah Potong Hewan).
3. Untuk Keputusan dalam menentukan penyelenggaraan kegiatan peribadatan di tempat ibadah hendaknya berkordinasi dengan unsur keagamaan setempat bersama dengan Camat, Lurah, Kapuskes dan satuan tugas penanganan Covid-19 dengan melihat batasan kategori zona pada wilayah tersebut.
4. Kegiatan Takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha dilaksanakan secara terbatas, paling banyak 30 % dari kapasitas Masjid/Mushola dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dapat di ikuti bersama sama secara virtual sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di rumah masing masing.
5. Kegiatan Sholat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H di Masjid/Mushola dan di lapangan terbuka untuk wilayah yang dinyatakan zona merah dan orange Ditiadakan.
6. Sholat Hari Raya Idul Adha dapat dilakukan di Lapangan terbuka, dan di Masjid/Mushola jika wilayah tersebut dinyatakan Aman dari Covid-19 atau di luar zona merah dan Orange, berdasarkan penetapan Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.
7. Penyembelihan Hewan Qurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah, dan disarankan pemotongan hewan Qurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan untuk menghindari kerumunan warga.
8. Jika pelaksanaan pemotongan dilaksanakan di luar Rumah Pemotongan Hewan hendaknya panitia selalu memperhatikan untuk menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dan menghindari kerumunan orang.
9. Pendistribusian daging qurban dilakukan langsung oleh panitia kepada warga di tempat tinggal masing-masing dengan meminimalkan kontak fisik satu sama lain.
10. Senantiasa memperhatikan intruksi Pemerintah Pusat dan Daerah terkait pencegahan dan Penanganan Covid-19.
Ia berharap agar maklumat tersebut dipatuhi dalam rangka kemaslahatan. (kim)

Total Views: 21 ,
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

MUI PUSAT

■ Oleh: Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation OPINI, muisulsel.com — Manusia itu lemah. Salah satu kelemahan manusia adalah terbatas oleh banyak batas-batas kemanusiaan itu...

Berita

JAKARTA – Bank Indonesia melakukan upaya mengembangkan sektor ekonomi keuangan syariah bagi kemaslahatan umat. Salah satu caranya melalui pengembangan digitalisasi. Demikian disampaikan oleh Gubernur...

MUI PUSAT

■ Oleh: Dr KH M Asrorun Ni’am MA, Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat OPINI, muisulsel.com — Pendidikan karakter pada anak harus sesuai dengan zamanya,...

Berita

JAKARTA—Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI), Sri Mulyani, mengatakan negara melalui alokasi APBN di masa Pandemi Covid-19 sangat memperhatikan keuangan sosial Islam dan perlunya...