Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

UU dan Fatwa Pengelolaan Zakat Dorong Kesadaran Masyarakat Berzakat

JAKARTA– Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengatakan kehadiran UU dan Fatwa Pengelolaan Zakat yang baru memperkuat dan memperkokoh kedudukan pengelolaan zakat di masyarakat.

Menurutnya, kehadiran UU dan Fatwa Zakat terbaru ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat.

“Kewajiban zakat itu hadir tanpa mandat dari negara, tapi begitu negara mengatur, maka semakin kuat dan kokoh kedudukan pengelolaan zakat,” ungkap Kiai Niam saat pembukaan Muntada Sanawi Komisi Fatwa MUI Pusat, Selasa (14/12) di Hotel Swissbell, Jakarta.

Dia menyampaikan, sebelum adanya UU dan fatwa pengelolaan zakat, mandat pengelolaan zakat diserahkan penuh pada kreatifitas umat dan ormas Islam. Keduanya kerap menjadikan kitab fiqih sebagai rujukan dan referensi.

Seiring berkembangnya waktu, ujar Kiai Niam, pemerintah merasa perlu menyediakan panduan pengeolaan zakat agar lebih terstruktur.

“Seiring dengan perbaikan tata kelola zakat, maka dibutuhkan satu panduan yang memiliki kepastian. Meski Indonesia bukan negara agama, tapi juga bukan negara sekuler,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa fatwa memiliki kedudukan dalam syariah dan hukum kenegaraan. Menurutnya, agama sebagai kaidah penuntun banyak diserap menjadi aturan kenegaraan.

Ia mencontohkan, fatwa MUI terhadap jaminan produk halal adalag inisiasi panjang. Saat itu, negara belum hadir dalam memberikan jaminan produk halal.

“Lebih dari 30 tahun lamanya diinisiasi MUI hingga oktober 2014 muncullah peraturan tentang jaminan produk halal,” ujarnya.

Selain itu, fatwa DSN MUI juga sejak lama mendorong percepatan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Lambat laun, kata dia, syariah menjadi gaya hidup. Bahkan, syariah menjadi salah satu kanal pengembangan sektor ekonomi nasional.

“Isu dan komitmen terkait ekonomi syariah menjadi arus utama bukan hanya sektor keuangan tapi juga sektor bisnis mulai dari pariwisata, perhotelan kuliner, dan berbagai sektor lainnya,” ujarnya. (Nurul/Azhar)

Total Views: 369 ,
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

MUI PUSAT

muisumut.com. Medan,-Gubernur Sumuatera Utara H. Edy Rahmayadi, menyebutkan tuntutan Jaksa Penutut Umum  (JPU) Andri Rica Manurung  pada persidangan Pengadilan Negeri Rantau Prapat, (19/1) terhadap...

MUI PUSAT

Minyak bekas menggoreng acap dibuang menjadi limbah. Namun jika menjadi limbah buang mencemari lingkungan. Mengurangi dampak lingkungan dari minyak bekas gorengan (jelantah) Lembaga pemuliaan...

MUI PUSAT

Pelatihan Aquaponik dan Urban Farming Kolaborasi Yoga Farm dan Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup-Sumber Daya Alam, Majelis Ulama Indonesia (LPLH-SDA) MUI Prov. Bali, Sabtu 28/8/21...

MUI PUSAT

Muisumut.com – Muzakarah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara yang diselenggarakan Bidang Fatwa menarik perhatian banyak peserta. Muzakarah yang berlangsung di Aula MUI Sumut,...